A+ R A-
29 Juli 2014

Terancam Hukuman 20 Tahun, Wali Kota Medan Bingung

MEDAN-TanahDeli.ComWali Kota Medan Rahudman Harahap didakwa korupsi dan terancam hukuman 20 tahun penjara dalam sidang...


Read More

Kejatisu Periksa Pihak Ketiga Terkait Kasus Dugaan Korupsi Sirkuit Pancing

MEDAN-TanahDeli.Com  Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) mengusut keterlibatan pihak ketiga PT Mutiara Development atas dugaan...


Read More

KOMPASSU Kembali Beberkan Dugaan Korupsi Syaiful Syafri

MEDAN-TanahDeli.Com Komunitas Peduli Pendidikan Sumatera Utara ( KOMPASSU), kembali membeberkan tentang kasus korupsi yang dilakukan...


Read More

Diduga Korupsi Dana Bansos Provsu 2009, Adi Sucipto Dituntut Tujuh Tahun Enam Bulan Penjara

MEDAN-TanahDeli.Com Jaksa Penuntut Umum (JPU) pengganti Agustini SH dan Wiwik SH dari Kejatisu menuntut Adi Sucipto,...


Read More

Terancam Hukuman 20 Tahun, Wal...

MEDAN-TanahDeli.ComWali Kota M...

Kejatisu Periksa Pihak Ketiga ...

MEDAN-TanahDeli.Com  Kejaksaan...

KOMPASSU Kembali Beberkan Duga...

MEDAN-TanahDeli.Com Komunitas ...

Diduga Korupsi Dana Bansos Pro...

MEDAN-TanahDeli.Com Jaksa Penu...

Jum'at, 01 Februari 2013 15:42

Sekretaris Pribadi Plt Gubsu Jadi Tersangka

Rate this item
(1 Vote)

MEDAN - Ridwan Panjaitan, Sekretaris Pribadi (Sespri) Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho, berencana akan dipanggil oleh penyidik kepolisian sebagai tersangka terduga korupsi di Biro Umum Setda Pempropsu, yang diperkirakan merugikan negara sekitar Rp13 miliar, Senin (4/2/2013) mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasubid Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Jumat (1/2/2013) di ruangan kerjanya.

Nainggolan menjelaskan surat pemanggilan terhadap tersangka sudah dilayangkan sebelumnya oleh penyidik untuk memenuhi menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

"Diharapkan Ridwan Panjaitan hadir memenuhi pemanggilan penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Poldasu untuk diperiksa. Ridwan Panjaitan ditetapkan sebagai tersangka, melalui gelar perkara yang dilaksanakan kemarin, Kamis (31/1/2013)," ungkap Nainggolan.

Sebelumnya Ridwan Panjaitan telah diperiksa oleh penyidik krimsus Polda Sumut sebagai saksi yang saat itu memberikan banyak keterangan yang dinilai janggal dengan keterangan saksi lainnya yang sudah ditahan dan sedang diproses dipengadilan.

"Untuk proses ditahan atau tidaknya, nanti setelah yang bersangkutan memenuhi panggilan penyidik," jelasnya.

Apabila tersangka (Ridwan Panjaitan) tidak memenuhi panggilan penyidik, maka surat pemanggilan kedua akan diterbitkan hingga tersangka datang memenuhi panggilan sebelum dijemput paksa.

"Jika tidak memenuhi panggilan juga, surat pemanggilan ketiga dan surat perintah membawa akan dilakukan. Kita lihat dulu apakah tersangka datang memenuhi panggilan penyidik," sebutnya.

Sebelumnya, Kamis (31/1/2013) siang, Ridwan Panjaitan diperiksa penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut, saat akan keluar dari gedung Ditreskrimsus Poldasu, Ridwan Panjaitan masuk kembali ke dalam gedung karena kelihatan oleh tanahdeli yang sudah menunggu dan siap bertanya kepadanya.

Ridawan Panjaitan menghindari tanahdeli karena takut ditanya soal pemeriksaan dirinya. Sejak namanya mencuat diduga terlibat melakukan korupsi dana pemerintah daerah Propsu, Ridwan Panjaitan belum memberikan keterangan.

Diberitakan tanahdeli sebelumnya, Ridwan Panjaitan dijemput paksa polisi di depan kantor Gubernur, pada Rabu (23/1/2013) petang. Namun, dilepas kembali pada Kamis (24/1/2013) sekitar pukul 03:30 WIB dinihari.

Penjemputan paksa atas Ridwan Panjaitan dilakukan, karena dalam penyidikan terhadap Aminudin (Mantan Kabiro Umum Pempropsu) sebelumnya mengaku, bahwa aliran dana Biro Umum Setda Pempropsu tersebut disinyalir cukup besar dinikmati oleh Ridwan Panjaitan dengan dalih untuk pimpinan.

Keterangan yang sama juga disampaikan oleh mantan Pegawai Bagian Rumah Tangga Pempropsu (Kantor Gubsu red), Suweno, dan mantan Plt Kepala Rumah Tangga, Neman Sitepu, yang saat ini berkas acara pemeriksaannya serta tersangkanya sudah dilimpahkan ke pihak kejaksaan.

Ridwan Panjaitan diduga terlibat dan disinyalir turut menikmati uang negara yang diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp13 miliar.

Sebelumnya, Kabid Humas Poldasu, Kombes Raden Heru Prakoso menyebutkan, sejumlah nama calon tersangka dalam kasus ini, antara lain, Rahmatsyah (mantan Plt Sekda), Asrin Naim (Asisten IV/Administrasi Pemprov Sumut), Harianto Butar-Butar (Kabag Perbendaharaan Biro Umum), Ridwan Panjaitan (Asisten Pribadi Plt Gubernur Sumut) dan Rajali (mantan Kepala Biro Umum).

Dalam kesempatan tersebut, Heru juga menyampaikan kerugian negara yang ditemukan sesuai dengan hasil audit BPKP, antara lain terdapat pada SPJ Poredes (pengawalan) pada 1 Januari 2010 sebesar Rp 150 juta, makan minum Rp2 miliar, listrik sebesar Rp1 miliar lebih, SPJ 1 Januari-30 Juni pada belanja sehari-hari di rumah dinas sebasar Rp50 juta.

Anggaran tersebut keseluruhannya menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2010, namun dibayarkan pada APBD tahun 2011.

Sementara itu, hasil penyidikan pihak Ditreskrimsus Poldasu menemukan adanya kerugian sekitar Rp15 miliar, sehingga terjadi selisih sekitar Rp2 miliar, dari audit yang dilakukan oleh pihak BPKP.

Ironisnya, saat dilakukan pengembangan penyelidikan, dan pemeriksaan terhadap Kepala Biro Umum selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Hj Nurlela, ditemukan sejumlah kwitansi pengeluaran yang menyangkut nama Ridwan Panjaitan dan nama Aminudin selaku Bendahara Pengeluaran Pembantu Biro Umum Setdaprovsu, tahun 2011.

Dalam kasus dugaan korupsi Biro Umum Setda Pempropsu ini, pihak Ditreskrimsus Poldasu juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Sutyas Handayani, istri Plt Gubsu Gatot Pudjo Nugroho dan Fatimah Habibi, istri Gubsu non aktif, Syamsul Arifin. Keduanya diperiksa karena ditemukan tanda tangan pada kwitansi pengeluaran di Biro Umum Pemprovsu. (abi/td)

Dibaca 392 Kali

Berita Korupsi

Terancam Hukuman 20 Tahun, Wal...

MEDAN-TanahDeli.ComWali Kota Medan Rahudman Harahap didakwa korupsi dan terancam hukuman 20 tahun penjara dalam sidang Pengadilan Tindak Pidana...

Kejatisu Periksa Pihak Ketiga ...

MEDAN-TanahDeli.Com  Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) mengusut keterlibatan pihak ketiga PT Mutiara Development atas dugaan korupsi peralihan aset...

KOMPASSU Kembali Beberkan Duga...

MEDAN-TanahDeli.Com Komunitas Peduli Pendidikan Sumatera Utara ( KOMPASSU), kembali membeberkan tentang kasus korupsi yang dilakukan mantan Kepala Dinas...

Diduga Korupsi Dana Bansos Pro...

MEDAN-TanahDeli.Com Jaksa Penuntut Umum (JPU) pengganti Agustini SH dan Wiwik SH dari Kejatisu menuntut Adi Sucipto, terdakwa kasus dana...

Pilkada

Dikatakan Punya Kelainan Kejiwaan, Ade Irma Pulungan Datangi Mapoldasu

MEDAN - TanahDeli.Com Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Sumut meminta Poldasu dan Polres Padang Sidempuan mengamankan dokter M. Aswin Pranata...

Kesehatan

Puluhan Balita Terjangkit Wabah Diare

Puluhan Balita Terjangkit Wabah Diare

MARELAN - TanahDeli.ComPenyakit diare kembali menyerang warga di Kecamatan Medan Marelan. Tidak cuma orang dewasa, tapi puluhan anak-anak dan balita...

Berita Gadget

BlackBerry Q10 Dijual Online

BlackBerry Q10 Dijual Online

JAKARTA - TanahDeli.ComSebagai official partner BlackBerry, Telkomsel membuka pembelian online BlackBerry Q10 di www.telkomsel.com/BBQ10, yang menandai penjualan BlackBerry Q10 bergaransi...

Berita Sport

Porkot V Harus Bisa Cetak Atlet Berprestasi

Porkot V Harus Bisa Cetak Atlet Berprestasi

MEDAN - TanahDeli.Com Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi sangat mendukung digelarnya Pekan Olahraga...

Berita Dunia

Bhakti Kesehatan Indobatt Jangkau Deir Seriane Lebanon Selatan

Bhakti Kesehatan Indobatt Jangkau Deir Seriane Lebanon Selatan

DEIR SERIANE - TanahDeli.ComTim medis Indobatt (Indonesia Battalion) Konga XXIII-G/UNIFIL melaksanakan Bhakti Kesehatan di daerah tanggung jawabnya yang meliputi 13...

Berita Figur

Cedera, Mariah Carey Tampil dengan Sling Penuh Gaya

Cedera, Mariah Carey Tampil dengan Sling Penuh Gaya

NEW YORK — TanahDeli.ComDiva pop Mariah Carey memiliki aksesoris baru untuk penampilannya, setidaknya untuk beberapa waktu ke depan.