A+ R A-
01 Agustus 2014

Pramuka Harus Punya Sumber Dana Sendiri

MEDAN - TanahDeli.Com Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi...


Read More

Eldin Melayat Jenazah Yohanna Pardede

Almarhum Sosok Wanita Teguh Pendirian Mudah BersahabatMEDAN - TanahDeli.Com Pelaksana Tugas Wali Kota...


Read More

MUI Sumut Kunjungi Kodam I/BB

MEDAN - TanahDeli.Com Pangdam I/BB Mayjen TNI Burhanuddin Siagian menerima Audiensi Majelis Ulama Indonesia Provinsi...


Read More

Panitia Konvensi Beraudiensi ke Kodam I/BB

MEDAN - TanahDeli.ComPangdam I/BB Mayjen TNI Burhanuddin Siagian menerima Audiensi Panitia Konvensi Full Gospel Business...


Read More

Pramuka Harus Punya Sumber Dan...

MEDAN - TanahDeli.Com Pelaksan...

Eldin Melayat Jenazah Yohanna ...

Almarhum Sosok Wanita Teguh Pe...

MUI Sumut Kunjungi Kodam I/BB

MEDAN - TanahDeli.Com Pangdam ...

Panitia Konvensi Beraudiensi k...

MEDAN - TanahDeli.ComPangdam I...

Sabtu, 02 Februari 2013 00:04

Warga Hadang Truk Proyek Pembangunan Hotel Hermes Place

Rate this item
(0 votes)

DPRD: Pemko Medan Harus Evaluasi Amdalnya

MEDAN - Sebagai tindaklanjut atas penolakan pembangunan Hotel Hermes Place di Jalan Mesjid Gang A, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, warga kembali menggelar aksi damai dengan menghadang mobil truk molen saat melintasi jalan tersebut, Kamis (31/1/2013) malam.

Alasan warga melakukan itu, dikarenakan pihak pengembang dari Waskita dan Hermes Place tidak pernah mempedulikan insfrastruktur seperti jalan yang sudah rusak, dan tidak pernah dilakukan perbaikan. 

Selain itu, pemukiman warga di sekitar pembangunan mega proyek itu, selalu menjadi langganan banjir apabila hujan deras turun.

“Sudah tidak pernah mempedulikan insfrastruktur yang sudah rusak seperti jalan, untuk diperbaiki kembali. Ini kalian mau seenaknya saja melintasi jalan ini, tanpa ada koordinasi dengan warga sekitar,” kata Bowo kepada supir truk molen yang kebetulan malam itu melintas.

Langsung saja supir truk bersama keneknya yang takut aksi warga akan anarkis bila tidak menuruti permintaan warga, segera mengambil sikap untuk mundur kembali ke lokasi proyek memutar truknya.

“Oke Bang, kami akan mundur dan memutar truknya ke lokasi proyek. Kami tidak tahu kalau jalan ini tidak boleh dilintasi, kami hanya disuruh oleh pengawas kalau jalan ini boleh dipergunakan,” jelasnya sembari memundurkan kendaraannya.

Penghadangan itu tidak saja kepada truk molen yang sudah selesai menurunkan muatan berupa semen curah, tetapi juga kepada truk molen yang akan masuk dengan melintasi Jalan Mesjid.

“Mau kemana kelen, siapa yang kasih izin melintas dari jalan ini? Mulai sekarang, truk tidak boleh lagi melintas dari jalan ini,” ucap Bowo lagi kepada supir truk lainnya.

Bowo mengatakan aksi yang dilakukannya bersama warga sebagai bentuk penolakan terhadap pembangunan Hotel Hermes Place yang tidak pernah melakukan sosialisasi kepada warga, ataupun memperhatikan dampak dari pembangunannya itu.

“Warga sudah kesal kepada pemilik mall terbesar di Kota Medan itu karena tidak pernah memperhatikan pemukiman warga di sekitarnya. Sudah jalan kami rusak akibat lalulalang kendaraan proyeknya. Lingkungan kami juga selalu menjadi langganan banjir apabila hujan deras turun,” jelasnya.

Warga lainnya, Eko menambahkan kalau sikap dari pemilik Hermes sudah tidak bisa ditolerir lagi oleh warga. “Ini sudah tidak bisa dibiarkan lagi karena sejak berdirinya bangunan Hermes Place Polonia di tengah-tengah pemukiman padat penduduk, membuat tempat tinggal kami di Kelurahan Polonia, khususnya di Lingkungan I terus mengalami banjir setinggi lutut orang dewasa,” ucapnya lagi.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan, Juliandi Siregar meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembangunan Hotel Hermes Place dan Plaza Hermes Place di Jalan Mongosidi.

Dijelaskannya, untuk evaluasi menyeluruh yang harus dilakukan yaitu dari segi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), ketersediaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), khususnya AMDAL Lalulintas (lalin) yang menjadi permasalahan utama dari keberadaan Hermes Place Polonia tersebut.

"Itu harus ada evaluasi menyeluruh terhadap Hermes Place yang terletak di Jalan Mongosidi, Kecamatan Medan Polonia. Sebab, keberadaan bangunan tersebut saat ini menimbulkan efek sumber terjadinya kemacetan di kawasan itu, jadi Pemko Medan diminta untuk mengkaji soal AMDAL lalin bangunan tersebut,” ucap Juliandi.

Untuk itu, lanjutnya, evaluasi menyeluruh harus segera mungkin dilakukan oleh Pemko Medan. Apalagi diketahui, saat ini Hermes Place juga sedang melakukan pembangunan hotel berbintang lima.

“Dikhawatirkan, jika tidak cepat dilakukan evaluasi akan tercipta permasalahan-permasalahan baru dari adanya pembangunan hotel di Hermes Place itu. Kita berharap Pemko Medan harus segera menyikapi dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan Hermes Place Polonia, guna mengantisipasi beban permasalahan yang akan timbul ke depannya," tegasnya.

Ditambahkannya, apalagi juga sudah banyak laporan masuk kalau warga di sekitar lokasi sudah banyak mengeluh karena sejak ada bangunan Hermes Place, daerah tempat tinggal masyarakat yang terletak di kawasan tersebut kerap kebanjiran terutama pada musim hujan.

"Khan kasihan mereka, karena Pemko Medan yang terkesan tidak tegas maka akhirnya masyarakat di kawasan itu yang menjadi korban," ujarnya lagi.

Menurutnya, pihak Hermes juga sudah memanipulasi dari pembangunan hotel di tengah-tengah pemukiman warga dan juga bersebelahan dengan tempat ibadah.

“Awalnya, pihak manajemen mengatakan kepada warga, kalau pihaknya akan membangun lahan parkir, namun kenyataan bangunan hotel, sehingga ini wajib dipertanyakan. Jika menyalahi dari peruntukannya, harus ditindak tegas," tandas Juliandi. (shah/td)

Dibaca 210 Kali

Berita Korupsi

Terancam Hukuman 20 Tahun, Wal...

MEDAN-TanahDeli.ComWali Kota Medan Rahudman Harahap didakwa korupsi dan terancam hukuman 20 tahun penjara dalam sidang Pengadilan Tindak Pidana...

Kejatisu Periksa Pihak Ketiga ...

MEDAN-TanahDeli.Com  Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) mengusut keterlibatan pihak ketiga PT Mutiara Development atas dugaan korupsi peralihan aset...

KOMPASSU Kembali Beberkan Duga...

MEDAN-TanahDeli.Com Komunitas Peduli Pendidikan Sumatera Utara ( KOMPASSU), kembali membeberkan tentang kasus korupsi yang dilakukan mantan Kepala Dinas...

Diduga Korupsi Dana Bansos Pro...

MEDAN-TanahDeli.Com Jaksa Penuntut Umum (JPU) pengganti Agustini SH dan Wiwik SH dari Kejatisu menuntut Adi Sucipto, terdakwa kasus dana...

Pilkada

Dikatakan Punya Kelainan Kejiwaan, Ade Irma Pulungan Datangi Mapoldasu

MEDAN - TanahDeli.Com Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Sumut meminta Poldasu dan Polres Padang Sidempuan mengamankan dokter M. Aswin Pranata...

Kesehatan

Puluhan Balita Terjangkit Wabah Diare

Puluhan Balita Terjangkit Wabah Diare

MARELAN - TanahDeli.ComPenyakit diare kembali menyerang warga di Kecamatan Medan Marelan. Tidak cuma orang dewasa, tapi puluhan anak-anak dan balita...

Berita Gadget

BlackBerry Q10 Dijual Online

BlackBerry Q10 Dijual Online

JAKARTA - TanahDeli.ComSebagai official partner BlackBerry, Telkomsel membuka pembelian online BlackBerry Q10 di www.telkomsel.com/BBQ10, yang menandai penjualan BlackBerry Q10 bergaransi...

Berita Sport

Porkot V Harus Bisa Cetak Atlet Berprestasi

Porkot V Harus Bisa Cetak Atlet Berprestasi

MEDAN - TanahDeli.Com Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi sangat mendukung digelarnya Pekan Olahraga...

Berita Dunia

Bhakti Kesehatan Indobatt Jangkau Deir Seriane Lebanon Selatan

Bhakti Kesehatan Indobatt Jangkau Deir Seriane Lebanon Selatan

DEIR SERIANE - TanahDeli.ComTim medis Indobatt (Indonesia Battalion) Konga XXIII-G/UNIFIL melaksanakan Bhakti Kesehatan di daerah tanggung jawabnya yang meliputi 13...

Berita Figur

Cedera, Mariah Carey Tampil dengan Sling Penuh Gaya

Cedera, Mariah Carey Tampil dengan Sling Penuh Gaya

NEW YORK — TanahDeli.ComDiva pop Mariah Carey memiliki aksesoris baru untuk penampilannya, setidaknya untuk beberapa waktu ke depan.