• Jelajahi

    Copyright © tanahdeli
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


     

    Advertisement

    PHRI Harus Memberi Manfaat Bagi Wisatawan dan Pelaku Bisnis di Simalungun

    26 Februari 2022, Februari 26, 2022 WIB Last Updated 2022-02-26T08:12:39Z

    TDC- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Simalungun beraudensi dengan bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, di Jalan Suri-suri Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Jumat (25/2/2022) kemarin.

    Istimewa

    Dalam kesempatan itu, bupati mengatakan, PHRI Simalungun saat ini kurang optimal. 

    "Saya melihat, PHRI hari ini kurang optimal. Padahal, kehadiran PHRI ini sangat luar biasa dan merupakan mitra pemerintah dalam peningkatan PAD (pendapatan asli daerah)," kata bupati. 

    Menurutnya, PHRI harus bisa memberikan kepastian harga pelayanan kepada wisatawan sebagai upaya merangsang kehadiran wisatawan berkunjung ke objek wisata di Simalungun.

    "Kalau kita lihat salah satu negara di luar Indonesia seperti Cina, ada itu ongkos pesawat cuma Rp 1 juta. Dan kalau kita pikir bagaimana untungnya, ternyata bukan dari ongkos itu tapi dari pariwisatanya diambil multi efek kehadiran para wisatawan. Promonya murah, efek restoran UMKM-nya ramai," urai bupati. 

    Dia menilai konsep tersebut patut diterapkan di Simalungun. PHRI diharapkan mampu bekerja sama dengan baik.

    "Kita harus mampu bekerjasama agar kawasan pariwisata di Simalungun dapat ditata dengan baik. Harus ada keseragaman dan keserasian, harus ada kejelasan harga, jangan di sini berbeda dengan yang di sana. Namun, disesuaikan harga berdasarkan standar pelayanan," tuturnya. 

    Jika konsep tersebut diterapkan, lanjut bupati, maka Simalungun akan memiliki identitas yang jelas sehingga tidak ada keraguan para wisatawan untuk hadir menikmati panorama dan fasilitas. Sarana dan prasarana juga diperhatikan termasuk kuliner atau makanan halal. 

    Di penghujung arahannya, bupati meminta PHRI harus dapat memberikan manfaat bagi wisatawan dan pelaku bisnis wisata di kawasan pariwisata Kabupaten Simalungun. 

    Pengurus PHRI Simalungun, Rahimal K Noor dalam kesempatan itu menyampaikan, masa jabatan PHRI Simalungun sudah berakhir.

    "Kami akan mengadakan Muscab (musyawarah cabang). Kehadiran di sini berharap arahan bapak bupati agar PHRI ini dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun," ujarnya.

    Turut hadir, perwakilan Panitia Muscab PHRI Simalungun antara lain, Ridolly Butarbutar (Hotel Grand Tamaro), Mike Sinaga (Hotel Atsari), Rahimal K Noor (Rumah Makan Minang Saiyo), Vera Situmorang (Hotel Toba), Hongki Sitio (Pantai Paris Tigaras), Mariando Nainggolan (Hotel Agave Haranggaol), Merry (Hotel Green Star Park Perdagangan) dan Robert Pardede.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini