• Jelajahi

    Copyright © tanahdeli
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


     

    Advertisement

    DPD PSI Taput Jalan Kaki antar Berkas Bacaleg ke KPU

    14 Mei 2023, Mei 14, 2023 WIB Last Updated 2023-05-14T13:57:25Z

    TDC-Ketua DPD PSI Taput Roni Panggabean beserta seluruh Bacaleg berjalan kaki ke Kantor KPU setempat mengantarkan berkas pendaftaran.



    Pendaftaran itu diiringi oleh kader dengan berjalan kaki dari gedung serbaguna hingga sampai Kantor KPU Taput. 


    Pemandangan ini pun sempat menjadi perhatian masyarakat Kota Tarutung. 


    Apalagi, pendaftaran partai nomor urut 15 itu dilakukan pada hari sabtu atau bertepatan dengan hari onan atau hari pekan. 


    Berkas pendaftaran itu diantar setelah sebelumnya sudah diajukan ke KPU RI melalui Aplikasi SILON. 


    Hal itu kemudian ditindaklanjuti dengan memberikan hardcopy sebagai sahihnya pendaftaran bacaleg di kantor KPU Taput, Jalan Ahmad Yani, Tarutung, pada hari Sabtu 13 Mei 2023. 



    "Kami memilih berjalan kaki seperti apa yang telah dilakukan Presiden kita Pak Jokowi yang selalu dengan kesederhanaannya berjalan kaki dan berbaur dengan masyarakat," ucap Ketua DPD PSI Taput, Roni Prima Panggabean. 


    Setelah selesai mengantarkan berkas pendaftaran bacalegnya, di depan kantor KPU, Roni Panggabean bersuara lantang.


    "PSI 2024..? dan dijawab "Menang, menang, dan pasti menang,” teriak seluruh bacaleg dan pengurusanya yang ikut bersama-sama ke KPU Taput. 


    Sebagai ketua umum Lembaga Kajian Regulasi dan Advokasi Penegakan Hukum di Jakarta, Roni juga menegaskan bahwa PSI Taput berjuang keras dengan merapatkan barisan untuk memperjuangkan sejumlah hal.


    Pertama, Memperjuangkan dengan mengembalikan Kota Tarutung sebagai kota wisata rohani. 


    "Faktanya saat ini kota wisata rohani sudah terkubur sudah sirna dengan maraknya kafe-kafe malam mulai dari Siatas Barita sampai Kota Tarutung yang sudah merusak nilai-nilai spritual dan moral masyarakat taput, Apakah ini ketidaktahuan Pemkab Taput atau hal ini disengaja ?," tanya Roni.


    Kedua, PSI Tapanuli Utara juga akan berjuang dengan keras untuk melawan oknum-oknum yang telah membiarkan Dolok Imun yang sudah gundul.


    "Yang telah berimbas langsung ke 3 kecamatan yaitu ; Sipoholon, Pagaran dan Siborong-borong. Hal ini kenapa dibiarkan dan masih terjadi? kemana para legislatif yang katanya wakil rakyat? kemana juga para penegak hukum di Tapanuli Utara? Kebobrokan fungsi pengawasan yang tidak berjalan adalah salah satu penyebab gundulnya dolok imun atau dugaan kami ada oknum yang terlibat dalam hal ini," kata Roni.


    Kemudian, Roni juga mempertanyakan siapa yang menikmati hasil dari penebangan hutan itu.


    "Siapa yang menikmati penebangan pinus Dolok Imun? Siapa yang bertanggungjawab? Namun yang pasti masyarakat Taput yang menjadi korbannya. Karena itu, PSI Taput tidak akan tinggal diam. PSI Taput akan melakukan advokasi walaupun belum duduk di legsilatif. PSI Taput akan menempuhnya sampai ke instansi yang terkait di Jakarta," tegas Roni.


    Ketiga, PSI Taput juga akan mengawal dengan ketat perihal anggaran pembangunan yang tidak berpihak kepada rakyat.


    "Bahkan patut diduga ada potensi korupsi," kata Roni Panggabean yang juga Ketua Bidang Advokasi dan Litigasi Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Kota Depok ini. 


    Selain itu, Roni juga menegaskan, bahwa pembangunan sesungguhnya bukan pembangunan jamban-jamban di sekolah dasar yang sudah ada, bukan juga hanya membuat lampu-lampu jalan. 


    "Terus kemana anggota legislatif yang seharusnya sesuai kepatutan hukum adalah mengawasi. Keberhasilan PSI di Jakarta yang telah mampu mengawasi maling anggaran, maka di Tapanuli Utara juga akan tegak lurus dengan melakukan perjuangan yang sama," tegasnya. 


    Terakhir, kata Roni, pada Pemilu 2024 mendatang, PSI Tapanuli Utara menargetkan memiliki  fraksi di legislatif. 


    "Kami juga optimis memperoleh kursi legislatif. Karena, PSI sendiri juga sudah memiliki calonnya," pungkas pria yang juga  berporfesi sebagai lawyer di Jakarta tersebut.***

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini