• Jelajahi

    Copyright © tanahdeli
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


     

    Advertisement

    Formasi Tagih Janji RDP Dugaan Pemerasan Kadishub Medan

    30 Agustus 2023, Agustus 30, 2023 WIB Last Updated 2023-08-30T03:24:53Z

    TDC-Massa Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formasi), kembali menggelar aksi unjuk rasa, menagih janji digelarnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kota Medan soal dugaan kasus pemerasan dan gratifikasi dilakukan oknum Kepala Dinas Perhubungan inisial ISW, pada hari Selasa 29 Agustus 2023.



    "Kami tak main main kemari, Kami tagih janji anggota dewan dan kami buktikan datang dengan massa lebih besar dan aksi ini akan terus kami lanjutkan sampai oknum Iswar benar benar mendapat tindakan, " teriak Kordinator Lapangan massa Formasi, Andi di depan gerbang masuk Kantor DPRD Medan Jalan Kapten Maulana Lubis.


    Sambil membentangkan tiga spanduk bertuliskan "Kadis Dishub Diduga Menerima Gratifikasi Pada Penerimaan Tenaga Honorer. Ada Apa Dengan DPRD Kota Medan?. Komisi IV DPRD Kota Medan Kemana?. Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan Haris Kelana Damanik Segera Melakukan RDP Terhadap Iswar Penggelapan Dana Honorarium", pengunjuk rasa menegaskan, dugaan aksi pemerasan dan gratifikasi itu dilakukan oknum Isw terhadap para ASN dan tenaga honorer di Dishub Medan.


    "Kami sangat kecewa, karena oknum yang menjabat Kadis Perhubungan itu telah membuat PNS dan PHL menangis, karena dengan arogannya menggelapkan dana intensif yang bukan menjadi haknya, " ucapnya.


    Penggelapan dana tersebut, dilakukannya dengan memaksa dan mengintimidasi seluruh pegawai Dishub mulai dari Kabid, Kasi dan tenaga honorer.


    "Modus dugaan pemerasan yang dilakukannya dengan memaksa dan mengintimidasi akan memutasi para ASN dan memberhentikan tenaga honorer jika tidak menyerahkan dana insentif yang diterima melalui rekening masing kepada dirinya, yang totalnya sebanyak Rp120 juta," sebut Andi.


    Untuk memuluskan aksi kotornya, Oknum Isw memerintahkan Gultom P yang sekarang menjabat sebagai Kabid Dishub untuk memegang dana intensif tersebut, namun dana dimaksud tidak pernah dikembalikan kepada PNS dan PHL


    Selain itu, oknum Isw juga diduga menyalahgunakan jabatan untuk memperkaya diri, yakni dengan membuat bandrol biaya masuk bagi yang ingin menjadi honorer di Dishub. Namun, mereka yang diterima menjadi PHL itu, beberapa bulan bekerja, dicari cari terus kesalahannya agar mengundurkan diri, sehingga oknum Isw dapat merekrut calon honorer baru lainnya.


    Menurut pengunjuk rasa, jika perbuatan oknum Kepala Dishub itu dibiarkan berlangsung terus menerus, maka akan menimbulkan kerugian yang besar dan tak terbatas jumlahnya.


    "Kami sebelumnya juga ada melakukan aksi di sini dan dijanjikan anggota dewan akan diadakan RDP secepatnya. Namun RDP itu sampai kini belum juga jadi digelar. Ada apa ini, padahal kami akan beberkan semua fakta tentang perbuatan oknum Isw dalam RDP, " kesalnya.


    Para pengunjuk rasa tersebut kemudian diterima Ketua Komisi IV DPRD Medan Haris Kelana Damanik dan menjanjikan akan menggelar RDP di awal Bulan September 2023 mendatang.


    Aksi massa Formasi Kota Medan itu, berlangsung damai dengan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian.


    Sementara itu, Kadishub Kota Medan belum berhasil dikonfirmasi. Namun, upaya konfirmasi akan terus dilakukan agar persoalan ini menjadi terang benderang. (red)***

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini