• Jelajahi

    Copyright © tanahdeli
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


     

    Advertisement

    Mahasiswa Tuding Kadishub Medan Melebihi Johnny G Plate

    11 Juli 2023, Juli 11, 2023 WIB Last Updated 2023-07-11T13:12:51Z

    TDC-Puluhan Mahasiswa Anti Korupsi (MARAK) Sumatera Utara menuding Kadishub Kota Medan, Iswar melebihi Menkominfo Johnny G Plate.



    Tudingan itu disampaiakan dalam spanduknya yang dibawa saat menggruduk Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, Jalan HM Said, Kota Medan, Sumatera Utara pada hari Selasa 11 Juli 2023.


    Kembali datangnya para mahasiswa untuk yang kedua kalinya itu, lantaran para mahasiswa merasa aksi mereka terdahulu belum mendapat respon sehingga membuat oknum Kadishub terkesan menjadi semakin kebal hukum.


    Dalam orasinya yang disampaikannya di depan gerbang Kantor Kejari Medan, koordintor lapangan aksi Nawan menyatakan rasa heran pihaknya karena masih saja ada oknum pemerintahan yang bebas melakukan kesewenang wenangan dalam memfungsikan kekuasaan jabatan, yang mana oknum tersebut dengan jabatan sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan.


    "Kenapa oknum ini belum juga ditindak. Padahal dugaan kasus gratifikasi yang menjurus pemerasaan dalam penerimaan tenaga honorer di Dinas Perhubungan Medan ini telah beredar luas di tengah masyarakat," teriak Nawan yang disambut yel yel 'Hidup Mahasiswa' oleh massa pengunjuk rasa.


    Dugaan gratifikasi tersebut, sambung Nawan, yaitu dengan menyalahgunakan jabatannya, oknum dimaksud meminta sejumlah uang kepada calon tenaga honorer untuk bisa masuk bekerja di Dishub mulai dari tahun 2022 hingga sekarang.


    "Padahal, pemerintah melalui kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Menpan RB) telah melarang setiap instansi pemerintahan merekrut dan menerima tenaga honorer baru lagi," katanya.


    Dengan alat pengeras suara, Nawan juga menguraikan, dari Tahun 2018 oknum Iswr dilantik menjadi Kadishub Medan, sampai kini masih saja terus melakukan perekrutan tenaga honorer hingga ratusan jumlah orang yang diterimanya.


    "Seperti pada 5 Juli 2022, ada 4 orang tenaga honorer yang diterimanya, Bulan Juli 2022 sebanyak 3 orang dan masuk tahun 2023 sua orang. Mereka diterima sebagai honorer di Dishub setelah diisukan dimintai uang sedikitnya Rp 80 juta," sebutnya.


    Dengan membentangkan spanduk bertuliskan 'Iswar Kebal Hukum Melebihi Johnny G Plate dan Iswar Arogan !!! Tolak Iswar Sebagai Kadis Perhubungan', para mahasiswa berharap kejaksaan memeriksa SK pelantikan dari awal hingga tahun 2023, apakah sama atau tidak nama nama tenaga honornya di dinas tersebut.


    Terkait dengan kekuasaannya, oknum Kadishub itu terus mencari cari kesalahan para tenaga honorer yang sedang bekerja agar bisa dipecat dan kemudian menerima tenaga honorer baru.


    "Modus mencari cari kesalahan tenaga honorer itu, seperti memindahkan tempat tugas yang sangat jauh jarak tempuhnya setiap hari, sehingga dia bisa mengintimidasi dari absensi lalu memberikan surat peringatan disusul pemecatan. Terhitung sudah ratusan orang tenaga honorer yang diberhentikannya dengan kesengajaan," jelasnya.


    Mengakhiri orasinya, massa Mahasiswa Anti Korupsi Sumut secara tegas menyampaikan pernyataan sikap meminta Kejaksaan Negeri Medan menindaklanjuti aspirasi mereka dengan memeriksa oknum Kadishub Medan terkait dugaan kasus gratifikasi tersebut.


    "Kami minta Kejari Medan bergerak cepat menghukum oknum Iswr selaku Kadishub dengan hukuman yang seadil adilnya secara transparan, dan kami akan menunggu serta mengawasi tindak lanjut hukum baginya," tegas mahasiswa.


    Setelah melancarkan aksi, aspirasi massa mahasiswa tersebut akhirnya diterima Humas Kejari Medan PM Simbolon.


    PM Simbolon menjelaskan, aspirasi mahasiswa pada aksi pertamanya Selasa 06 Juni 2023 lalu, telah diteruskan pihak Kejari Medan kepada Inspektorat.


    "Jadi, adik-adik mahasiswa, bisa menanyakan perkembangannya langsung kesana," imbuhnya.


    Aksi unjuk rasa massa mahasiswa itu berlangsung damai dan lancar dengan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian dan kejakaan.


    Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan ketika dikonfirmasikan lewat sambungan telepon pada hari Selasa, 11 Juli 2023) sekitar pukul 13.27 Wib belum berhasil.


    Kendati demikian, upaya konfirmasu terus dilakukan agar persoalan ini menjadi terang benderang.***

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini